Friday, March 22, 2013

Persiapan ternak burung parkit

Selain hobby tetapi juga menghasilkan. Saya akan merangkum pengalaman saya bagaimana beternak burung parkit. Ada tiga hal Penting yang harus disiapkan untuk beternak burung parkit :


  • Kandang

Kandang tempat untuk semua kegiatan burung dari mulai makan, minum, berak, bertelur ,beranak, terbang dan lain sebagainya. Sebab itu kandang harus dibuat sedemikian rupa sehingga burung merasa nyaman berada didalamnya. Saya menggunakan sistem koloni karena saya beranggapan bahwa dialam bebas burung parkit adalah burung koloni sehingga mendekati dengan kebiasaan di alamnya sana. Ukuran kandang 2x2x2 (pxlxt) dengan skat dari striminn dan sisi belakang dengan tembok. Untuk ukuran kandang ini cukup digunakan untuk 25 pasang burung parkit. Glodog digunakan untuk bertelur dan berkembang biak usahakan glodog melekat kuat dan tidak goyang pada tembok kandang koloni dan jumlah glodogpun sesuai dengan jumlah pasangan burungnya.

  

  • Calon Indukan

Dalam memelih calon indukan yang terpenting kita bisa membedakan jenis kelaminya. Pada burung parkit siulit membedakan jenis kelaminya ketika usianya masih muda. Secara umum ketika usia sudah dewasa burung parkit jantan hidungnya berwara biru sedangkan untuk burung parkit betina hidungnya tetap putih saja. Adapun syarat indukan burung parkit asalah sbb:
Calon indukan parkit menetas dari indukan yang sudah cukup umur karena anakan indukan muda masih lemas shg kurang bagus untuk dijadikan indukan lagi. untuk bisa memenuhi syarat ini kita memeng harus datang langsung kepeternak dan bisa tahu usia indukan yang anaknyaakan kita jadikan calon indukan.
Kondisi burung sehat, dan tidak cacat fisik.
Warna berfareatif jika menginginkan anakan yang warnanya berfariasi, tetapi itupun sesuai selara.
Usia burung parkit merata tidak terpaut jauh umurnya satu dengan lainya.

   

  • Pemeliharaan

Pemeliharaan burung parkit tidaklah sulit karena burung parkit merupakan burung yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sehingga tidak mudah stress. Saya memberikan makan setiap hari sekali tiap sore pertimbangan saya selain kalo pagi ada kerjaan burung yang kenyang sore hari trus cepat gemuk dan bisa mampu menghasilkan telur soanya abis makan tidur he..he.... . Makanan saya berikan campuran otek sama milet putih dengan perbandingan 1:5 tergantung yg harganya murah perbandinganya lebih banyak. minum dikasih vitamin baiknya seminggu sekali. Karena burung ternak sekali sakit lama pemulihanya untuk mampu berproduksi lagi sehingga di jaga supaya jangan sampai sakit. Usahakan kandang selalu bersih dan kasih sayuran (Cambah, Kangkung, Jagung manis) dan menunggu waktu 4 s/d 5 bulan juga dah mulai bertelur.

Dari cara-cara itu saya bisa beternak burung parkit sampai dengan saat ini untuk Satu Kapling kandang Koloni dengan 25 Pasang indukan menghasilkan anakan berkisar antara 20 s/d 40 ekor tiap bulanya. 

Selain hobby tetapi juga menghasilkan. Saya akan merangkum pengalaman saya bagaimana beternak burung parkit. Ada tiga hal Penting yang harus disiapkan untuk beternak burung parkit :


  • Kandang

Kandang tempat untuk semua kegiatan burung dari mulai makan, minum, berak, bertelur ,beranak, terbang dan lain sebagainya. Sebab itu kandang harus dibuat sedemikian rupa sehingga burung merasa nyaman berada didalamnya. Saya menggunakan sistem koloni karena saya beranggapan bahwa dialam bebas burung parkit adalah burung koloni sehingga mendekati dengan kebiasaan di alamnya sana. Ukuran kandang 2x2x2 (pxlxt) dengan skat dari striminn dan sisi belakang dengan tembok. Untuk ukuran kandang ini cukup digunakan untuk 25 pasang burung parkit. Glodog digunakan untuk bertelur dan berkembang biak usahakan glodog melekat kuat dan tidak goyang pada tembok kandang koloni dan jumlah glodogpun sesuai dengan jumlah pasangan burungnya.

  

  • Calon Indukan

Dalam memelih calon indukan yang terpenting kita bisa membedakan jenis kelaminya. Pada burung parkit siulit membedakan jenis kelaminya ketika usianya masih muda. Secara umum ketika usia sudah dewasa burung parkit jantan hidungnya berwara biru sedangkan untuk burung parkit betina hidungnya tetap putih saja. Adapun syarat indukan burung parkit asalah sbb:
Calon indukan parkit menetas dari indukan yang sudah cukup umur karena anakan indukan muda masih lemas shg kurang bagus untuk dijadikan indukan lagi. untuk bisa memenuhi syarat ini kita memeng harus datang langsung kepeternak dan bisa tahu usia indukan yang anaknyaakan kita jadikan calon indukan.
Kondisi burung sehat, dan tidak cacat fisik.
Warna berfareatif jika menginginkan anakan yang warnanya berfariasi, tetapi itupun sesuai selara.
Usia burung parkit merata tidak terpaut jauh umurnya satu dengan lainya.

   

  • Pemeliharaan

Pemeliharaan burung parkit tidaklah sulit karena burung parkit merupakan burung yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sehingga tidak mudah stress. Saya memberikan makan setiap hari sekali tiap sore pertimbangan saya selain kalo pagi ada kerjaan burung yang kenyang sore hari trus cepat gemuk dan bisa mampu menghasilkan telur soanya abis makan tidur he..he.... . Makanan saya berikan campuran otek sama milet putih dengan perbandingan 1:5 tergantung yg harganya murah perbandinganya lebih banyak. minum dikasih vitamin baiknya seminggu sekali. Karena burung ternak sekali sakit lama pemulihanya untuk mampu berproduksi lagi sehingga di jaga supaya jangan sampai sakit. Usahakan kandang selalu bersih dan kasih sayuran (Cambah, Kangkung, Jagung manis) dan menunggu waktu 4 s/d 5 bulan juga dah mulai bertelur.

Dari cara-cara itu saya bisa beternak burung parkit sampai dengan saat ini untuk Satu Kapling kandang Koloni dengan 25 Pasang indukan menghasilkan anakan berkisar antara 20 s/d 40 ekor tiap bulanya. 

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts